Lampung adalah tempat yang indah dengan pemandangan alam dan pantainya. daerah yang berluas sebesar
35.376,50 km2 ini bertempat diujung selatan pulau Sumatera. Lampung memiliki banyak sekali tempat wisata yang indah dan asri yang wajib anda kunjungi. walaupun banyak sekali tempat wisata tapi berikut adalah 5 tempat yang direcommendasikan :
1. Teluk Kiluan (Tanggamus)

Teluk
kiluan saat ini merupakan tujuan wisata yang banyak dipilih orang.
Keindahan pantai yang masih alami dan asri merupakan alasan yang tepat
untuk memilih teluk kiluan sebagai tempat untuk menjernihkan fikiran.
Pemandangan alam yang disajikan pun beraneka ragam. Perpaduan indahnya
pegunungan yang menjulang tinggi,batu-batu karang yang terususun secara
alami, air laut yang sangat jernih,terumbu karang yang elok,pasir yang
putih bersih, dan suasan alam yang tenang menjadikan teluk kiluan
primadona wisata lampung. Di pagi hari kawanan lumba-lumba siap
menghibur hati para pengunjung dengan tarian-tarian indahnya. Suasana
dimalam hari dengan menginap di cottage yang berada diteluk kiluan akan
terasa sangat berkesan dengan alunan merdu gemericik ombak yang
terdengar dibibir pantai.
Untuk Menuju Pulau Kiluan
kurang lebih membutuhkan waktu tiga jam lamanya melalui jalan darat
untuk mencapai Ekowisata Teluk Kiluan yang terletak di koordinat
S5.749252 E105.192740 dari arah Pelabuhan Bakaehuni, atau kurang lebih
sekitar 80 km dari Kota Bandar lampung. Dari Bakaeuhuni kita bisa
mengikuti jalur lintas timur Sumatera sampai dengan pertigaan arah
Pelabuhan Panjang. Kemudian ambil jalur Pelabuhan Panjang, terus ke arah
Lempasing, Mutun dan diujung jalur ini kita akan ketemu Teluk Kiluan.
Namun sebelum sampai ke teluk ini, perlu perjuangan ekstra keras, karena
tidak semua jalur yang kita lalui beraspal.
Mulai
memasuki daerah Lempasing, jalannya menyempit, berkelok-kelok dan naik
turun. Kita harus ekstra hati-hati dalam mengendarai mobil ketika
melalui jalur ini jika tak mau jatuh ke dalam jurang. Walaupun begitu,
kita akan disuguhi pemandangan hijau hutan yang terletak di kanan kiri
jalan yang menyejukkan mata. Sesekali akan terlihat lautan luas nan biru
yang terlihat dari sebelah kiri tebing-tebing jalan yang kita lalui.
Tambak udang juga banyak terlihat di sisi kiri jalan yang langsung
berhadapan dengan lautan.
Pemandangan unik lain juga
bisa kita lihat di sepanjang jalan ketika ke arah Kiluan. Kurang lebih
tiga kilometer sebelum Kiluan ada perkampungan orang Bali, dimana semua
kehidupan yang ada di situ persis adanya seperti di Bali. Dari mulai
bangunan, tempat ibadah, cara berladang, bermasyarakat sampai dengan
proses kehidupan sehari-hari.
2. Tanjung Setia (Lampung Barat)
Nama
Pantai Tanjung Setia di Lampung Barat, sudah terpatri bagi orang barat.
Selain panoramanya alami, juga ombaknya menantang. Jangan heran jika
pada bulan Juli hingga Oktober selalu dipadati turis asing untuk
surfing, lantaran ombaknya mencapai tujuh meter.
Deburan
ombak di pantai Tanjung Setia yang berhadapan dengan Samudera Hindia,
memang membuat gemas bagi para wisatawan minat khusus untuk berselancar.
Selain ombaknya tinggi dan panjang, kondisi lautnya masih alami, belum
tercemar bahkan udaranya sangat sejuk dan kondisi alamnya yang damai,
jauh dari kebisingan.
Pantai yang berada di sebuah
teluk kecil ini, selain menjadi lokasi surfing bagi wisatawan
mancanegara (wisman) dari Australia, Amerika dan negara Eropa lainnya,
juga dikenal sebagai tempat berwisata memancing yang kaya ikan laut
mulai tuna hingga blue marlin. Juga, sebagai tempat berkemah, apalagi
ada cottage yang representatif bahkan alami lantaran bangunannya menyatu
dengan alam.
Karena itu, tidak berlebihan pantai yang berada
Pekon Bumi Agung, Kecamatan Biha, sekitar 22 km dari Kota Krui dijuluki
mutiara terpendam. Karena deburan ombaknya tidak kalah dengan yang ada
di Bali dan Nias. Selain itu, kondisi pasir pantai yang halus, putih bak
mutiara serta kebersihan pantai masih terjaga.
3. Taman Nasional Way Kambas (Lampung Timur)

Taman
Nasional Way Kambas merupakan perwakilan ekosistem hutan dataran rendah
yang terdiri dari hutan rawa air tawar, padang alang-alang/semak
belukar, dan hutan pantai di Sumatera.
Jenis tumbuhan
di taman nasional tersebut antara lain api-api (Avicennia marina),
pidada (Sonneratiasp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca
leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion
borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina
equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti
(Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus
bancanus).
Taman Nasional Way Kambas memiliki 50 jenis
mamalia diantaranya badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis
sumatrensis), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau
Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing
hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus
syndactylus); 406 jenis burung diantaranya bebek hutan (Cairina
scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau
tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau
(Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster); berbagai
jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta.
Gajah-gajah
liar yang dilatih di Pusat Latihan Gajah (9 km dari pintu gerbang Plang
Ijo) dapat dijadikan sebagai gajah tunggang, atraksi, angkutan kayu dan
bajak sawah. Pada pusat latihan gajah tersebut, dapat disaksikan
pelatih mendidik dan melatih gajah liar, menyaksikan atraksi gajah main
bola, menari, berjabat tangan, hormat, mengalungkan bunga, tarik
tambang, berenang dan masih banyak atraksi lainnya.
Pusat latihan
gajah ini didirikan pada tahun 1985. Sampai saat ini telah berhasil
mendidik dan menjinakan gajah sekitar 290 ekor.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Pusat
Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan
berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan
fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa
Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa
(bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan
mangrove.
4. Lumbok Seminung (Lampung Barat)

Kawasan Wisata Terpadu Lombok Ranau (
Seminung Lombok Resort) Keindahan
Danau Ranau di Pekon Lumbok Kecamatan Sukau memang luarbiasa, demikian
diungkapkan berbagai kalangan yang pernah berkunjung ke Lumbok. Ditempat
itu kita bisa menyaksikan hamparan biru danau dengan latar belakang
gunung seminung yang menjulang tinggi dan perbukitan hijau. Wisatawan
juga menikmati kehangatan air panas dikaki gunung seminung, berperahu,dan
berpiknik bersama keluarga dan Kolega anda.
Untuk
memanjakan anda Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membangun
berbagai sarana seperti fasilitas 2Cottage dengan kolam renang, hotel
standar bintang 3 dengan 16 kamar,Restoran dan Convention Hall dengan
kapasitas 30 orang lantai dasar dan 400 orang lantai atas.
5. Gunung Anak Krakatau (Lampung Selatan)