PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN
ALARM ACP 811 A
|
1.
MENGAKTIFKAN ALARM
Ø Masukan USER CODE#
Indikator
sukses : Bunyi “Beep” 2X dan lampu Exit/Armed berkedip berwarna hijau.
Indikator gagal : Bunyi “Beep” 5x
2.
MENON-AKTIFKAN ALARM
Ø Masukan USER CODE#
Indikator
sukses : Bunyi “Beep” 2X dan lampu Exit/Armed mati.
Indikator gagal : Bunyi “Beep” 5x dan lampu Exit/Armed tetap menyala.
3. MENONAKTIFKAN ALARM SAAT ALARM BERBUNYI
Ø Masukan USER CODE#
Indikator
sukses : Bunyi “Beep” 2X dan lampu Exit/Armed mati.**
Indikator gagal : Bunyi “Beep” 5x dan lampu Exit/Armed tetap menyala. ** Saat mematikan alarm,akan ada lampu zona (1 s/d 8) yang menyala(Zone Memory). Menandakan di zona tersebutlah yang menyebabkan alarm berbunyi. Periksa segera zona tersebut.
Untuk menghapus
Zone memory tekan USERCODE*3#
Untuk menghapus
sekaligus mengaktifkan alarm kembali tekan USERCODE*6#
4. BYPASS ZONE (MENONAKTIFKAN
ZONA TERTENTU)
Ø Masukan USER CODE BYPASS
zona (1 s/d 8) #
|
Petunjuk Pengoperasian Alarm ALBOX
ACP 811/611 Menggunakan Telepon
|
A.
CEK STATUS ALARM (Untuk memastikan apakah alarm telah aktif/belum
aktif)
Ø Telepon ke nomor Alarm
Ø Setelah nada tunggu, terdengar bunyi beep sebagai tanda status alarm
Beep 1x = Alarm tidak aktif (disarm) Beep 2x = Alarm aktif (Arm)
Beep 3x = Alarm dalam kondisi aktif dan sedang terjadi
alarm
B.
MENGAKTIFKAN ALARM
Ø Telepon ke nomor Alarm
Ø Pastikan status alarm tidak aktif (bunyi beep 1x)
Ø Setelah bunyi Beep masukan
USERCODE#
Ø Terdengar Bunyi Beep 2x (alarm aktif)
C.
MENONAKTIFKAN ALARM
Ø Telepon ke nomor Alarm
Ø Pastikan status alarm aktif (bunyi beep 2x)
Ø Setelah bunyi Beep masukan
USERCODE#
Ø Terdengar Bunyi Beep 1x (alarm tidak aktif)
D.
TERJADI ALARM
Ø Alarm otomatis menelepon no.telepon yang di daftarkan
Ø Angkat dan dengarkan pesan suara.
Ø Setelah pesan suara usai, telepon balik ke nomor Alarm
Ø Setelah bunyi Beep masukan
USERCODE#
Ø Terdengar Bunyi Beep 1x (alarm tidak aktif)
|
PEDOMAN PEMROGRAMAN ALARM SYSTEM
Masuk kedalam mode program pada kondisi default : tekan 1234**
keluar dari program : tekan **
Indikator pemrograman berhasil : Bunyi “tit” pendek 2 x
Indikator pemrograman gagal : Bunyi “tit” pendek 5 x | ||||||||||||||||
Segala Pemrograman harus disesuaikan dengan kebutuhan Customer,dengan meminta tanda tangan/sidik jari sebagai persutujuan dari customer yang bersangkutan.
| ||||||||||||||||
No Program
|
Keterangan
|
Batas isian
|
Program Yang di Isi
|
Isian default
| ||||||||||||
01
|
Mengubah Master code (Untuk Masuk Program)
|
2 s/d 5 digit
|
(..............................) #
Isi code baru |
1234
| ||||||||||||
11
|
Mengubah User Code
(Di sarankan hanya 1 user code) |
2 s/d 5 digit
|
(..............................) #
Isi code baru |
0000
| ||||||||||||
Pemrograman Zona
| ||||||||||||||||
21 s/d 26(611)21 s/d 28 (811) |
Zona
|
Kode 1
0 ( Single Trigger) 1 (Multiple Trigger)** **Rekomendasi |
Kode 2
0 (Instant : Alarm dapat berbunyi saat status arm)
1 ( Saat trigger ada Jeda tidak langsung bunyi)
3 (24 jam siaga tanpa perlu arm) |
Kode 3
Selalu isi 2 (500ms)
|
Terapkan
Dengan menekan # berarti telah menyimpan program |
Ket
Lokasi penempatan detektor alarm
| ||||||||||
21
|
Zona 1
|
#
| ||||||||||||||
22
|
Zona 2
|
#
| ||||||||||||||
23
|
Zona 3
|
#
| ||||||||||||||
24
|
Zona 4
|
#
| ||||||||||||||
25
|
Zona 5
|
#
| ||||||||||||||
26
|
Zona 6
|
#
| ||||||||||||||
27
|
Zona 7
|
#
| ||||||||||||||
28
|
Zona 8
|
#
| ||||||||||||||
Pemrograman lanjutan
| ||||||||||||||||
No Program
|
Keterangan
|
Kode 1
|
Kode 2
|
Kode 3
|
Terapkan
| |||||||||||
30
|
Jeda waktu keluar (exit delay)
|
0 (Tidak bunyi)
1 (Bunyi beep)
|
Lamanya :
|
(none)
|
#
| |||||||||||
31
|
Jeda waktu masuk (entry delay)
|
0 (Tidak bunyi)
1 (Bunyi beep)
|
Lamanya :
|
(none)
|
#
| |||||||||||
33
|
Lama sirine berbunyi
|
1
|
Lamanya :
|
(none)
|
#
| |||||||||||
40
|
Saat alarm “arm” dan masih ada zona yang abnormal (lampu zona menyala).
maka alarm tetap dapat di aktifkan (arm) |
1 (bisa)0 (tdk bisa)
|
(none)
|
(none)
|
#
| |||||||||||
60
|
Nomor telepon 1 yang akan di hubungi ketika terjadi alarm
|
1
|
No telp:
|
(none)
|
#
| |||||||||||
61
|
Nomor telepon 2 yang akan di hubungi ketika terjadi alarm
|
1
|
No telp:
|
(none)
|
#
| |||||||||||
62
|
Nomor telepon 3 yang akan di hubungi ketika terjadi alarm
|
1
|
No telp:
|
(none)
|
#
| |||||||||||
63
|
Nomor telepon 4 yang akan di hubungi ketika terjadi alarm
|
1
|
No telp:
|
(none)
|
#
| |||||||||||
71
|
Jumlah pengulangan telepon ke no telp yang terdaftar
|
Jumlah pengulangan :
1 s/d 8 |
#
| |||||||||||||
72
|
Jumlah pengulangan pesan suara saat Alarm menghubungi no telp
|
#
| ||||||||||||||
83
|
Banyaknya nada tunggu (saat menelepon) sebelum masuk ke alarm
|
Jumlah nada tunggu:
1 s/d 99Rekomendasi : ( 3 )kalau alarm punya line telepon sendiri (10) Kalau line telepon bersamaan dengan telepon lainnya |
#
| |||||||||||||
HOME
|
Isolasi zona (by pass)
|
Zona yang mau di isolasi:1 s/d 8 (811)
1 s/d 6 (611) |
#
| |||||||||||||
Record
|
Ucapkan Suara ke mikrofon
|
#
| ||||||||||||||
No comments:
Post a Comment